# Bumi Toala Indonesia > Connect with Nature ## Posts - [YBTI dan BPK Wilayah XXI Libatkan Pemangku Kepentingan Lintas Sektor untuk Kaji Dampak Rehabilitasi Cagar Budaya](https://toala.id/berita/ybti-dan-bpk-wilayah-xxi-libatkan-pemangku-kepentingan-lintas-sektor-untuk-rehabilitasi-yang-berbasis-pelestarian/): Ternate, 19 Desember 2025 — Yayasan Bumi Toala Indonesia (YBTI) bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XXI melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Kajian Dampak Cagar Budaya (KDCB) atau Heritage Impact Assessment (HIA) Benteng Kalamata. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kajian yang bertujuan memastikan bahwa rencana rehabilitasi dan penataan kawasan Benteng Kalamata dilaksanakan secara terukur, bertanggung jawab, serta selaras dengan prinsip pelestarian cagar budaya. FGD diselenggarakan pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Ballroom Kayu Merah Waterboom, Kota Ternate, dan menjadi forum strategis untuk memvalidasi temuan sementara kajian sekaligus menyelaraskan pandangan antar pemangku kepentingan terkait potensi dampak fisik, - [TOALA.ID Berpartisipasi dalam Festival Literasi 2025](https://toala.id/berita/toala-id-berpartisipasi-dalam-festival-literasi-2025/): Maros, 29 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Maros menggelar Festival Literasi Maros 2025 di Creative Centre Perpustakaan Daerah pada 17–19 November 2025. Festival ini menjadi ruang berkumpulnya para pegiat literasi, guru, komunitas, pelajar, dan masyarakat untuk merayakan budaya literasi melalui berbagai agenda seperti alomba mewarnai, gelar wicara literasi, pertunjukan seni, hingga peluncuran buku. Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan bahwa festival ini merupakan momentum penting untuk memperkuat ekosistem literasi di daerah. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi wadah untuk menampilkan kreativitas dan karya literasi masyarakat Maros. Ia juga mengungkapkan capaian membanggakan Kabupaten Maros dalam indeks kegemaran membaca yang mencapai 90,94 - [Bumi Toala Indonesia Memulai Proyek Digitalisasi Fort Rotterdam](https://toala.id/berita/bumi-toala-indonesia-memulai-proyek-digitalisasi-fort-rotterdam/): MAKASSAR – 7 November 2025. Yayasan Bumi Toala Indonesia secara resmi memulai Proyek Digitalisasi Warisan Budaya Benteng Rotterdam pada hari Kamis (6/11). Proyek ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktorat Pengembangan Budaya Digital, Kemendikbudristek, dan Yayasan Bumi Toala Indonesia. Proyek ambisius yang akan berjalan selama 30 hari kerja ini bertujuan untuk menciptakan arsip digital presisi tinggi dan media edukasi modern dari salah satu ikon sejarah terpenting di Indonesia Timur. Pelaksanaan proyek didahului oleh Lokakarya Koordinasi Awal (Kick-Off Meeting) yang intensif pada hari Rabu (5/11). Pertemuan ini mempertemukan seluruh pemangku kepentingan utama, termasuk perwakilan dari Balai Pelestarian - [Bumi Toala Indonesia Fasilitasi FGD TN Babul Bersama Kelompok Tani Hutan](https://toala.id/blog/bumi-toala-indonesia-fasilitasi-fgd-tn-babul-bersama-kelompok-tani-hutan/): MAROS, TOALA.ID – Yayasan Bumi Toala Indonesia memfasilitasi Focus Group Discussion (FGD) antara Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) dan Kelompok Tani Hutan (KTH) di Desa Bentenge. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Bentenge, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, pada Kamis (6/11/2025) ini , bertujuan untuk memperkuat tata kelola kawasan konservasi sekaligus mengharmonisasi kebutuhan masyarakat.   Mengawali sesi diskusi, Fardi selaku fasilitator dari Bumi Toala Indonesia mencoba meluaskan pemahaman terkait konservasi, ancaman perubahan iklim, serta berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi laju degradasi lingkungan. “KTH yang dibentuk oleh taman nasional kemudian difasilitasi merupakan bagian dari agenda pemberdayaan. Ini bertujuan - [Bumi Toala Indonesia Terlibat dalam FGD "Studi Pemberdayaan Komunitas Berbasis Warisan Budaya" oleh BPK Wilayah XIX](https://toala.id/blog/yayasan-bumi-toala-indonesia-terlibat-dalam-fgd-studi-pemberdayaan-komunitas-berbasis-warisan-budaya-oleh-bpk-wilayah-xix/): Maros, 3 November 2025 — Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX (BPK Wil. XIX) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Studi Pemberdayaan Komunitas Berbasis Warisan Budaya”. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang pelestarian budaya, tokoh adat, hingga tokoh pemuda dari tiga desa yang memiliki potensi warisan budaya tinggi, yaitu Desa Kalabbirang, Leang-Leang, dan Mangaloreng. FGD ini menjadi ruang dialog penting untuk memperkuat peran komunitas lokal dalam pengelolaan dan pelestarian warisan budaya, khususnya di kawasan karst Maros–Pangkep yang telah diakui sebagai UNESCO Global Geopark sejak tahun 2023. Direktur Yayasan Bumi Toala - [BPK Wilayah XIX Gelar Rapat Koordinasi untuk Sinkronisasi Program Pemajuan Kebudayaan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara](https://toala.id/blog/bpk-wilayah-xix-gelar-rapat-koordinasi-untuk-sinkronisasi-program-pemajuan-kebudayaan-di-sulawesi-selatan-dan-sulawesi-tenggara/): Makassar, 31 Oktober 2025 — Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX menggelar Rapat Koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bidang Kebudayaan se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, bertempat di Hotel Santika Makassar, pada 30 Oktober hingga 1 November 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Sinkronisasi Kebijakan dan Program Pemajuan Kebudayaan di Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara” ini dibuka secara resmi oleh Kepala BPK Wilayah XIX, Sinatriyo Danuhadiningrat, S.S. Dalam sambutannya, Sinatriyo menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antara BPK XIX dan OPD kebudayaan di daerah. “Agenda ini menjadi ruang bersama untuk membangun sinergitas dan memperkuat koordinasi dalam penetapan - [Maros Pangkep UNESCO Global Geopark dan IKA UNHAS Perkuat Konservasi Pesisir Melalui Penanaman Mangrove](https://toala.id/berita/maros-pangkep-unesco-global-geopark-dan-ika-unhas-perkuat-konservasi-pesisir-melalui-penanaman-mangrove/): Minggu, 24 Agustus 2025  Maros Pangkep UNESCO Global Geopark, bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni Teknik (IKA TEKNIK) Universitas Hasanuddin, Fakultas Teknik UNHAS, PT Kima.PT Semen Tonasa, dan Pemerintah daerah menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk “Mangrove Planting Day” berupa penanaman bibit mangrove di Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene & Kepulauan. Acara ini merupakan kelanjutan dari acara Dies Natalis Fakultas Teknik Unhas dengan tema Kolaborasi dan Inovasi untuk Bumi Lestari. ​ Tujuan utama kegiatan ini adalah mendukung kawasan Maros Pangkep UNESCO Global Geopark dan memperingati Dies Natalis Fakultas Teknik. Hutan mangrove memiliki fungsi vital sebagai penyimpan karbon dalam jumlah besar, - [Artefak 1,5 Juta Tahun di Sulawesi: Bukti Hominin Purba Menyeberangi Lautan](https://toala.id/blog/artefak-15-juta-tahun-di-sulawesi-bukti-hominin-purba-menyeberangi-lautan/): Soppeng, 7 Agustus 2025 – Tim peneliti gabungan Indonesia dan Australia merilis penemuan artefak batu berusia lebih dari satu juta tahun di situs Calio, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Temuan serpihan batu (flake) ini diperkirakan berumur minimal 1,04 juta tahun hingga 1,48 juta tahun berdasarkan lapisan sedimen sungai purba tempat ditemukannya. Penemuan ini menjadikan situs Calio sebagai bukti tertua kehadiran hominin di Pulau Sulawesi – melampaui rekor sebelumnya dari situs Talepu (~194 ribu tahun. Temuan spektakuler ini juga mengindikasikan bahwa manusia purba telah mampu menyeberangi lautan menuju kawasan Wallacea jauh lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya. Temuan Jejak Hominin Tertua di - [Menuju Warisan Dunia, Maros-Pangkep Dimatangkan untuk Nominasi UNESCO](https://toala.id/berita/menuju-warisan-dunia-maros-pangkep-dimatangkan-untuk-nominasi-unesco/): Jum’at, 1 Agustus 2025 – Kementerian Kebudayaan RI menggelar diskusi terfokus, untuk mematangkan persiapan nominasi Kawasan Gua Prasejarah pada Lanskap Karst Maros-Pangkep sebagai situs Warisan Dunia UNESCO. Kegiatan yang diikuti pemangku kepentingan pusat dan daerah ini bertujuan mengoordinasikan langkah-langkah strategis pengusulan resmi kawasan karst prasejarah di Sulawesi Selatan tersebut. Kawasan Maros-Pangkep telah resmi masuk Daftar Tentatif UNESCO sejak 15 April 2025, menandai babak baru pengusulan karst Maros Pangkep sebagai situs Warisan Dunia. Diskusi yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan (Kemenbud) tersebut dibuka dengan laporan dari Tim Kerja Warisan Dunia Kemenbud, diikuti paparan oleh perwakilan Direktorat Diplomasi - [Jejak Laut Purba di Sungai Maros: Toala.id dan Temuan Geologi Menakjubkan](https://toala.id/blog/jejak-laut-purba-di-sungai-maros-toala-id-dan-temuan-geologi-menakjubkan/): Di jantung Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan—di mana sungai-sungai mengukir ngarai dalam bentang alam karst yang menakjubkan—Bumi Toala Indonesia terus menggali misteri geologi dan sejarah bumi. Eksplorasi ini bukan sekadar petualangan, melainkan upaya ilmiah untuk memahami dinamika alam, sejarah bumi, dan warisan budaya yang tersembunyi di balik bebatuan dan aliran sungai. Baru-baru ini, dalam sebuah ekspedisi menyusuri Daerah Aliran Sungai (DAS) Maros, tim Toala.id menemukan temuan geologi yang luar biasa: sedimen laut purba yang terangkat dan terkonkresi dalam batuan gamping, ditemukan di tepi Sungai pada ketinggian sekitar 24 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ekspedisi  yang terlaksana pada januari 2024 ini, - [Merayakan warisan Budaya dan Alam Melalui gerakan literasi](https://toala.id/blog/merayakan-warisan-budaya-dan-alam-melalui-gerakan-literasi/): Maros, 20 Juli 2025 –  Minggu pagi yang cerah, kawasan Car Free Day di Maros tampak berbeda dari biasanya. Sejak subuh, tim Bumi Toala Indonesia bersama Maros Read Aloud dan Perpustakaan Daerah Maros sudah mulai sibuk menyiapkan segala keperluan kegiatan. Mereka mengangkut instalasi pameran, menata deretan buku, dan menghadirkan mobil perpustakaan keliling dari Pemkab Maros ke area kegiatan. Semangat mereka adalah untuk menghadirkan sebuah pengalaman literasi yang unik dan bermakna bagi anak-anak Maros. Kegiatan Maros Aloud kali ini terasa istimewa karena mengangkat tema warisan budaya dan alam. Di tengah area Car Free Day yang biasanya dipenuhi warga yang berolahraga, anak-anak - [Bumi Toala Indonesia Berperan Aktif dalam Aksi Kolaboratif #HentikanPolusiPlastik di Kanal dan Pasar Pa’baeng-baeng, Makassar](https://toala.id/berita/bumi-toala-indonesia-berperan-aktif-dalam-aksi-kolaboratif-hentikanpolusiplastik-di-kanal-dan-pasar-pabaeng-baeng-makassar/): Makassar, 13 Juni 2025 — Dalam momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Bumi Toala Indonesia (Toala.id) turut berkontribusi dalam aksi kolaboratif lintas sektor yang berlangsung di Kanal Jongaya dan Pasar Pa’baeng-baeng, Kota Makassar. Aksi ini digelar oleh Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Pusdal LH SUMA-KLH) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar, dengan dukungan aktif dari berbagai elemen masyarakat, komunitas, dan pihak dunia usaha. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye global bertema #HentikanPolusiPlastik (#BeatPlasticPollution) yang dicanangkan oleh United Nations Environment Programme (UNEP). Tema ini menjadi seruan bersama untuk menghentikan - [Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025: Aksi Koloborasi Bersih Kanal dan Pasar di Makassar](https://toala.id/berita/peringatan-hari-lingkungan-hidup-sedunia-2025-aksi-koloborasi-bersih-kanal-dan-pasar-di-makassar/): Makassar, 5 Juni 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku-KLH (Pusdal LH SUMA-KLH ) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar, Lantamal VI, Brimob Polda Sulsel, serta Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang serta masyarakat dan berbagai komunitas menggelar aksi koloborasi bertajuk “Kanal dan Pasar Bersih, Kota Sehat, Nyamangi Hidup ta!” di Kanal Jongaya dan Pasar Pa’baengbaeng, pada Jumat (13/6/2025) pukul 06.30 -selesai. Aksi ini juga melibatkan PT. PLN, Pertamina, Pelindo, PT KIMA, PT Vale, , Air Minum Club, PT Indofood, Grab, Hotel Aryaduta, Novotel Hotel, PT. Arah serta - [Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 di Maros: Kolaborasi Pemerintah, Masyarakat, dan CSO untuk Mengakhiri Polusi Plastik](https://toala.id/berita/peringatan-hari-lingkungan-hidup-sedunia-2025-di-maros-kolaborasi-pemerintah-masyarakat-dan-cso-untuk-mengakhiri-polusi-plastik/): Maros, 5 Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten Maros memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLH) 2025 dengan menggelar apel dan aksi bersih-bersih di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bontoramba dan Pasar Batang Ase. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah bersama masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan dalam menangani persoalan lingkungan, terutama sampah plastik. Apel peringatan dipimpin oleh Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., dan dihadiri oleh Wakil Bupati Andi Muetazim Mansyur, S.T., M.T., Ketua DPRD Kabupaten Maros Muhammad Gemilang Pagessa, S.Tr.Sos., M.Si., perwakilan TNI-POLRI, Kepala Perangkat Daerah, serta Kabid Wilayah II Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Wilayah Sulawesi - [Toala.id Inisiasi Dialog Kebudayaan Bersama Menteri Kebudayaan Republik Indonesia](https://toala.id/blog/toala-id-inisiasi-dialog-kebudayaan-bersama-menteri-kebudayaan-republik-indonesia/): Maros, 14 Januari 2025. Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., melakukan kunjungan penting ke Leang-Leang Archaeological Park di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dalam rangka menghadiri kegiatan Dialog Kebudayaan yang bertemakan peran situs prasejarah dalam membangun kesadaran budaya nasional. Kegiatan ini diinisiasi oleh Yayasan Bumi Toala Indonesia (Toala.id) melalui dukungan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Makassar, sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pemajuan kebudayaan berbasis komunitas. Dialog yang berlangsung di tengah lanskap karst dan situs prasejarah ini dihadiri oleh Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., Bupati Maros Andi Syafril Chaidir Syam, Kepala Balai - [Bumi Toala Indonesia Berpartisipasi dalam Forum CSO Lingkungan Hidup untuk RPJMD Maros](https://toala.id/berita/bumi-toala-indonesia-berpartisipasi-dalam-forum-cso-lingkungan-hidup-untuk-rpjmd-maros/): Maros, 23 Mei 2025 — Yayasan Bumi Toala Indonesia (Toala.id) turut ambil bagian dalam proses penguatan isu lingkungan hidup ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Maros 2025–2029 melalui partisipasi aktif dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Tim Layanan Kehutanan Masyarakat (TLKM) dan Pilar Nusantara (PINUS) Sulsel dalam kerangka program SETAPAK 4. Forum ini menjadi ruang kolaboratif antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil (CSO) dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang selaras dengan prinsip keberlanjutan dan keadilan ekologis. Integrasi Status Kawasan dan Pendanaan Berbasis Alam Pada FGD pertama yang dilaksanakan pada 10 Mei 2025 di - [Forum CSO Kawal Isu Lingkungan untuk Penyusunan RPJMD Maros](https://toala.id/berita/forum-cso-kawal-isu-lingkungan-untuk-penyusunan-rpjmd-maros/): Maros, 23 Mei 2025 — Komitmen masyarakat sipil dalam mengawal arah pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Maros kembali ditegaskan dalam Forum Group Discussion (FGD) Tahap Kedua yang diselenggarakan oleh Tim Layanan Kehutanan Masyarakat (TLKM) bersama Pilar Nusantara (PINUS) Sulsel melalui dukungan program SETAPAK 4. Bertajuk “Penyusunan Tahapan dan Konsep Operasional Perangkat Daerah yang Berwawasan Lingkungan terhadap RPJMD Kabupaten Maros 2025–2029”, kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Bappelitbangda (Bapperida) Kabupaten Maros. Forum ini mempertemukan Bapperida dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan beragam organisasi masyarakat sipil (CSO) yang telah lama aktif di sektor lingkungan, perhutanan sosial, konservasi karst, dan tata kelola pembangunan - [Sinergi Akademisi, Pemerintah, dan Masyarakat dalam Penelitian Konservasi Bantimurung-Bulusaraung](https://toala.id/berita/sinergi-akademisi-pemerintah-dan-masyarakat-dalam-penelitian-konservasi-bantimurung-bulusaraung/): Makassar, 8 Februari 2025 – Akademisi dari berbagai universitas, instansi pemerintah, organisasi non-pemerintah (NGO), serta perwakilan masyarakat sekitar Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung berkumpul dalam kegiatan deseminasi hasil studi, bedah buku Burung Endemik Sulawesi, dan penyusunan roadmap penelitian. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Harper Perintis Makassar pada 4-6 Februari 2025 ini bertujuan untuk menyampaikan hasil penelitian mengenai flora dan fauna endemik Sulawesi serta merancang strategi penelitian yang lebih terarah bagi kawasan taman nasional. Hari pertama diawali dengan pemaparan hasil studi oleh Prof. Ngakan Putu Oka mengenai Hopea celebica (kayu hitam Sulawesi), tanaman endemik Sulawesi yang hanya tumbuh di ekosistem karst. Prof. Oka - [Rayakan Hari Gunung Internasional 2024 Bersama Kami!](https://toala.id/berita/%f0%9f%8c%84-rayakan-hari-gunung-internasional-bersama-kami-%f0%9f%8c%84/): Gunung adalah salah satu elemen terpenting dalam ekosistem global. Mereka tidak hanya menjadi sumber air dan kehidupan bagi miliaran orang di dunia, tetapi juga rumah bagi keanekaragaman hayati yang luar biasa serta warisan budaya yang tak ternilai. Namun, gunung juga menghadapi ancaman yang semakin besar, seperti perubahan iklim, deforestasi, dan eksploitasi berlebihan. Hari Gunung Internasional 2024 hadir sebagai momentum penting untuk menyatukan langkah dan gagasan dalam melestarikan gunung demi masa depan yang lebih baik. Dengan mengangkat tema global dari FAO: “Inovasi, Adaptasi, dan Pemuda untuk Masa Depan Berkelanjutan”, serta tema lokal yang relevan untuk Sulawesi Selatan: “Mengapa ke Gunung dan - [Hari Gunung Internasional 2024: Inovasi, Adaptasi, dan Pemuda untuk Masa Depan Berkelanjutan](https://toala.id/berita/hari-gunung-internasional-2024-inovasi-adaptasi-dan-pemuda-untuk-masa-depan-berkelanjutan/): (Reposting dari FAO – International Mountain Day) “Solusi Gunung untuk Masa Depan Berkelanjutan – Inovasi, Adaptasi, dan Pemuda” adalah tema Hari Gunung Internasional tahun ini yang diperingati pada 11 Desember. Selama berabad-abad, komunitas di wilayah pegunungan telah mengembangkan berbagai solusi untuk beradaptasi dengan lingkungan mereka yang keras, menghadapi perubahan iklim, mengurangi kemiskinan, serta melindungi dan memulihkan keanekaragaman hayati dan ekosistem di kawasan pegunungan. Hari Gunung Internasional 2024 bertujuan menyoroti solusi inovatif, mendorong strategi adaptasi, dan memberdayakan generasi muda untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan. Inovasi sangat penting untuk mengatasi masalah kompleks yang berkaitan dengan pegunungan. Inovasi mencakup kemajuan teknologi, seperti solusi digital untuk pemantauan - [Penemuan Langka di TN Bantimurung Bulusaraung: Musang Sulawesi Teridentifikasi di Tondong Karambu](https://toala.id/blog/penemuan-langka-di-tn-bantimurung-bulusaraung-musang-sulawesi-teridentifikasi-di-tondong-karambu/): Maros, Sulawesi Selatan – Dalam sebuah momen yang sangat dinanti para pecinta lingkungan dan lmuwan konservasi, tim eksplorasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) berhasil mendokumentasikan keberadaan Musang Sulawesi (Macrogalidia musschenbroekii) di kawasan Pegunungan Tondong Karambu. Penemuan ini, yang terjadi pada ekspedisi tahun 2023, menjadi salah satu catatan penting bagi upaya konservasi fauna endemik di Sulawesi. Musang Sulawesi, sering disebut sebagai Sulawesi Palm Civet, adalah salah satu mamalia karnivora endemik Pulau Sulawesi. Hewan ini dikenal memiliki tubuh dengan panjang 65-71 cm dan berat hingga 6,1 kg. Pola warna cokelat gelap serta ekor bercorak khas menjadi ciri utama spesies ini, yang - [Hewan Mamalia Yang Dilindungi di Kawasan Karst Maros - Pangkep](https://toala.id/blog/hewan-mamalia-yang-dilindungi-di-kawasan-karst-maros-pangkep/): Kawasan karst adalah wilayah yang menjadi tempat berlangsungnya berbagai ekosistem dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Kawasan ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Di dalam kawasan karst, terdapat banyak spesies makhluk hidup yang bergantung pada kondisi ekosistem yang unik ini untuk bertahan hidup. Namun, sayangnya, beberapa spesies hewan, terutama mamalia, menghadapi ancaman serius akibat kerusakan lingkungan seperti deforestasi, degradasi habitat, dan aktivitas perburuan liar yang tidak terkendali. Kondisi ini telah menyebabkan penurunan populasi beberapa spesies mamalia yang sebelumnya menjadi penghuni tetap kawasan karst, termasuk di wilayah Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan. - [Toalean River Squad : Menyelaraskan Petualangan dan Pendidikan untuk Pelestarian Lingkungan melalui aksi Explorasi Sungai](https://toala.id/berita/toalean-river-squad-menyelaraskan-petualangan-dan-pendidikan-untuk-pelestarian-lingkungan-melalui-aksi-explorasi-sungai/): Selama tiga hari, Sungai Maros menjadi saksi perjalanan eksplorasi sejauh 34 kilometer oleh Toalean River Squad (TRS), sebuah inisiatif dari Yayasan Bumi Toala Indonesia (YBTI). Dengan latar semangat pelestarian dan pendidikan lingkungan, kegiatan ini menggabungkan penelusuran alam dengan upaya membangun kesadaran tentang pentingnya menjaga ekosistem sungai. - [FGD Bahas Delineasi Situs Prasejarah Maros-Pangkep untuk Pengusulan Warisan Dunia](https://toala.id/berita/fgd-bahas-delineasi-situs-prasejarah-maros-pangkep-untuk-pengusulan-warisan-dunia/): Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX Sulawesi Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Delineasi Situs Prasejarah Kawasan Karst Maros-Pangkep dan Pendukungan World Heritage” di Ballroom Warkop Al Fayyadh, Kabupaten Maros. - [Karst Conservation Camp III: Memperkuat Jejaring Konservasi Karst melalui Kolaborasi Lintas Komunitas](https://toala.id/berita/karst-conservation-camp-iii-memperkuat-jejaring-konservasi-karst-di-indonesia-dengan-kolaborasi-lintas-komunitas/): Acara tahunan ini dirancang untuk mempertemukan komunitas konservasi, akademisi, serta masyarakat luas yang peduli pada ekosistem karst, dengan tujuan memperkuat jejaring konservasi dan meningkatkan kapasitas peserta dalam pengelolaan sumber daya alam serta pelestarian warisan budaya kawasan karst. - [Membangun Aksi Kolektif dalam Ruang Kolaborasi](https://toala.id/berita/membangun-aksi-kolektif-dalam-ruang-kolaborasi/): Sebuah inisiatif kecil digalakkan oleh Yayasan Bumi Toala Indonesia bersama dengan kelompok/komunitas pegiat lingkungan yang ada di Kabupaten Maros dan Makassar. Kegiatan ini terlaksana atas dukungan dari PT. Pupuk Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. - [Focus Group Discussion (FGD) : Bahas Dampak Perubahan Iklim](https://toala.id/berita/diskusi-kelompok-fokus-fgd-bahas-dampak-perubahan-iklim/): Kegiatan ini bertujuan untuk memahami dan mendokumentasikan dampak perubahan iklim yang dirasakan oleh masyarakat setempat, dengan fokus utama pada kelompok perempuan dan pemuda. - [Penguatan Kader Konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung](https://toala.id/berita/penguatan-kader-konservasi-taman-nasional-bantimurung-bulusaraung/): Sebagai bagian dari perayaan dua dekade berdirinya, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) menggelar kegiatan peningkatan kapasitas kader konservasi. Kegiatan yang dipimpin oleh Andi Subhan selaku Koordinator Pelaksana ini mengusung konsep outdoor, guna menumbuhkan semangat dan kedekatan para peserta dengan alam. - [Konsultasi Rakyat Mendorong RUU Keadilan Iklim](https://toala.id/berita/konsultasi-rakyat-mendorong-ruu-keadilan-iklim/): Secara kolektif, Walhi, Yayasan PIKUL, YLBHI, KPA SulSel, AJI Makassar, dan SP Anging Mammiri menginisiasi koalisi keadilan iklim ini untuk mendorong Rancangan Undang-Undang Keadilan Iklim. Bumi Toala Indonesia sebagai salah satu yayasan di Sulawesi Selatan yang bergerak pada bidang konservasi lingkungan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. - [Pemda Luwu Timur Gelar Geopark Camp: Mendorong Peran Guru untuk Pelestarian Geopark Matano & Sistem Danau Malili](https://toala.id/berita/pemda-luwu-timur-gelar-geopark-camp-mendorong-peran-guru-untuk-pelestarian-geopark-matano-sistem-danau-malili/): Geopark Camp ini menjadi kesempatan bagi para guru SMA dari berbagai bidang seperti Biologi, Sejarah, dan Geografi untuk memperdalam pemahaman mereka tentang potensi Geopark Matano & Sistem Danau Malili dan mendorong peran aktif dalam pelestariannya. - [Menghadirkan Warisan Budaya Prasejarah Lewat Teknologi VR](https://toala.id/berita/menghadirkan-warisan-budaya-prasejarah-lewat-teknologi-vr/): Direktur Bumi Toala Indonesia, Fardi Ali menyebut kegiatan ini bukan sekadar tentang teknologi VR. Ini tentang menjembatani masa lalu dan masa kini, dan memberikan kesempatan bagi siapa saja, di mana saja, untuk merasakan keajaiban gua-gua prasejarah. - [Bumi Toala Indonesia Siap Tampil di Pameran The 5th Regional Geoheritage Conference di Makassar](https://toala.id/berita/bumi-toala-indonesia-siap-tampil-di-pameran-the-5th-regional-geoheritage-conference-di-makassar/): Acara ini menjadi momen penting bagi Bumi Toala untuk memperkenalkan kekayaan geoheritage dan budaya yang ada di kawasan UNESCO Global Geopark Maros Pangkep. Dalam pameran ini, kami akan menampilkan sejumlah temuan penting dari masa prasejarah yang ditemukan di kawasan karst Maros Pangkep. - [Merayakan Hari Lingkungan Hidup Bersama Komunitas Sahabat Alam](https://toala.id/berita/merayakan-hari-lingkungan-hidup-bersama-komunitas-sahabat-alam/): Komunitas Sahabat Alam (KOSALAM) menggelar peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024, bertempat di Maros Point, Lingkungan Pacelle, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Peringatan hari lingkungan hidup ini membahas terkait makna bentang alam dan jejak peradaban karst di Maros dan Pangkep. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (06/06/2024). - [MS Office 2019 Activation Key ➤ Get Genuine License Now](https://toala.id/blog/ms-office-2019-activation-key/): MS Office 2019 activation key ➤ Activate your Office suite to access Word, Excel, PowerPoint, and more. Ensure lifetime productivity with a valid key. - [Yayasan Bumi Toala Indonesia: Berkontribusi dalam Penelitian Arkeologi Kolaborasi Internasional](https://toala.id/berita/yayasan-bumi-toala-indonesia-berkontribusi-dalam-penelitian-arkeologi-kolaborasi-internasional/): Penelitian kolaborasi yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 ini memiliki judul "MAPANG Archaeology Project 2023: Early Human Story of South Sulawesi" dan akan dipimpin oleh Bapak Marlon N.R. Ririmasse, S.S., M.A. dari BRIN, dengan mitra peneliti Professor Adam Brumm dari Griffith University Australia. - [Peran Aktif Yayasan Bumi Toala Indonesia dalam Mengangkat Pentingnya Nama-Nama Tempat sebagai Warisan Budaya](https://toala.id/berita/peran-aktif-yayasan-bumi-toala-indonesia-dalam-mengangkat-pentingnya-nama-nama-tempat-sebagai-warisan-budaya/): Partisipasi Nur Ihsan dalam pelatihan tersebut mencerminkan komitmen YBTI dalam mempromosikan pelestarian dan pemahaman terhadap nama-nama geografis sebagai bagian integral dari warisan budaya. Acara ini menyatukan perwakilan dari berbagai negara, termasuk Brunei Darussalam, Arab Saudi, Laos, Malaysia, Oman, Yordania, dan Vietnam, selain Indonesia. ## Pages - [DIGITAL HERITAGE](https://toala.id/program/digital-heritage/): DIGITAL HERITAGE Jelajahi warisan budaya melalui dunia virtual - [LIPUTAN](https://toala.id/liputan/): Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo. - [Terms of Use](https://toala.id/terms-of-use/): Terms of Use Last Updated: 18 Agustus 2024 Selamat datang di situs web Yayasan Bumi Toala Indonesia (“kami”, “kita”, atau “YBTI”). Dengan mengakses dan menggunakan situs web ini, Anda setuju untuk mematuhi syarat dan ketentuan berikut ini. Harap baca dengan seksama. 1. Penggunaan Situs Web Anda setuju untuk menggunakan situs web ini hanya untuk tujuan yang sah dan sesuai dengan semua hukum dan peraturan yang berlaku. Anda tidak boleh menggunakan situs web ini untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari kami. 2. Konten yang Dihasilkan oleh AI Beberapa konten di situs web ini dihasilkan atau disusun dengan bantuan teknologi kecerdasan - [Kebijakan Privasi](https://toala.id/kebijakan-privasi/): Kebijakan Privasi Last Updated: 18 Agustus 2024 Yayasan Bumi Toala Indonesia (“kami”, “kita”, atau “YBTI”) berkomitmen untuk melindungi privasi Anda. Kebijakan Privasi ini menjelaskan bagaimana kami mengumpulkan, menggunakan, dan melindungi informasi pribadi yang Anda berikan saat menggunakan situs web kami. Informasi yang Kami KumpulkanKami mengumpulkan informasi pribadi yang Anda berikan secara sukarela saat mengisi formulir di situs web kami, seperti nama, alamat email, nomor telepon, dan informasi lainnya yang diperlukan untuk mendukung komunikasi dan partisipasi Anda dalam program kami. Penggunaan InformasiInformasi yang kami kumpulkan digunakan untuk: Memproses donasi dan pendaftaran relawan. Mengirimkan informasi terbaru tentang kegiatan dan program kami. Meningkatkan - [Hubungi Kami](https://toala.id/hubungi-kami/): Hubungi YBTI Kami di Yayasan Bumi Toala Indonesia selalu terbuka untuk berdiskusi, menerima masukan, dan menjawab pertanyaan Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui salah satu metode di bawah ini. Kami akan berusaha merespons setiap pesan yang masuk secepat mungkin. Informasi Kontak Alamat Kantor: Yayasan Bumi Toala IndonesiaKomp. Citra Daya Permai 2Jl. Basoka 1 Blok A2 No. 13Sudiang Raya, Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.” Telepon: +62 852-9949-8237 Email: bumitoalaindonesia@gmail.com Jam Operasional: Senin – Jumat: 09.00 – 17.00 WITA Peta Lokasi Kirim Pesan Silakan gunakan formulir ini untuk mengirimkan pesan langsung kepada kami. Harap pastikan Anda memasukkan informasi kontak yang benar agar kami - [Berita & Publikasi](https://toala.id/berita-publikasi/) - [Program](https://toala.id/program/): Progam Strategis YBTI Yayasan Bumi Toala Indonesia menjalankan berbagai program strategis yang berfokus pada pelestarian ekosistem, kemajuan peradaban, dan pemberdayaan masyarakat. Setiap program dirancang dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis ilmu pengetahuan untuk memastikan keberlanjutan dan dampak jangka panjang. Riset & Edukasi Kami percaya bahwa riset yang kuat adalah dasar bagi tindakan yang efektif. Yayasan Bumi Toala Indonesia mengembangkan riset-riset terapan di bidang sosial dan pertanian, dengan fokus pada keberlanjutan ekosistem dan kearifan lokal. Di sisi edukasi, kami mengedepankan pembelajaran kontekstual yang berorientasi pada adaptasi terhadap perubahan lingkungan dan sosial. Gambaran program yang dapat dijalankan sebagai implementasi, yaitu: Mengadakan riset-riset terapan - [Tentang BTI](https://toala.id/tentang-bti/): Tentang YBTI SejarahYayasan Bumi Toala Indonesia Yayasan Bumi Toala Indonesia lahir dari inisiatif sekelompok akademisi, praktisi, dan komunitas yang memiliki kesadaran akan pentingnya pelestarian alam dan budaya lokal. Perjalanan kami dimulai pada tahun 2010, saat kami mendorong berbagai aksi berbasis komunitas, riset kolaboratif, dan pendidikan informal. Berkat semangat kebersamaan dan mufakat, kami secara resmi mendirikan Yayasan Bumi Toala Indonesia pada tanggal 28 Juni 2023 / 10 Dhuʻl-Hijjah 1444 H, dengan tujuan mewujudkan kelestarian ekosistem dan kemajuan peradaban demi keadilan lintas generasi dan persahabatan terhadap semua spesies. Visi Terwujudnya kelestarian ekosistem dan kemajuan peradaban demi keadilan lintas generasi serta persahabatan terhadap - [Landing Page](https://toala.id/): Bumi Toala Indonesia Digital Heritage: Menjaga warisan budaya di era digital Konservasi Ekologi, Pemberdayaan Masyarakat, dan Mitigasi Bencana Yayasan Bumi Toala Indonesia menjalankan program-program strategis dalam konservasi ekologi dan budaya, pemberdayaan masyarakat, dan mitigasi bencana. Konservasi Ekologi Program konservasi ekologi bertujuan untuk melindungi dan memulihkan ekosistem yang terancam. Pemberdayaan Masyarakat Program pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Misi Menginspirasi perubahan melalui keberlanjutan dan kolaborasi Yayasan Bumi Toala Indonesia didirikan dengan tujuan untuk melestarikan ekosistem dan memajukan peradaban melalui inisiatif berbasis komunitas, riset kolaboratif, dan pendidikan kontekstual. Kami berkomitmen untuk menciptakan kehidupan yang berkelanjutan dan adil bagi semua ## Optional - [Agent (MCP protocol)](websites-agents.hostinger.com/toala.id/mcp) [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)